Subhanallaah. Terasa sekali, bisikan-bisikan yang melintas di pikiran yang menimbulkan keragu-raguan itu begitu kuatnya. begitu kuatnya godaan setan kepada hambaNya yang berniat menunaikan ibadah pernikahan. Kadang dimulai dari "bisikan" manusia, lalu disanalah setan memainkan perannya.
Hamba berlindung kepadaMu ya RABB, dari bisikan setan yang menghembuskan waswas dan keragu-raguan.
Ketetapan Engkau adalah Yang Terbaik.
Hamba pasrahkan dan berserah segalanya kepadaMu.
"... and it may be you dislike a thing while it is good for you, and it may be that you love a thing while it is evil for you, and Allah knows, while you do not know ... [Al Quran 2 : 216]
Friday, December 23, 2016
Tuesday, December 20, 2016
PENGHIBURAN BAGI UJIAN SAKIT
Bismillaah..
Yang menurunkan ujian penyakit adalah Allah, dan yang Kuasa mengangkat penyakit itu hanya Allah..
Allah sedang menghendaki sikap terbaik yaitu ridha, sabar, dan berikhtiar sehingga semoga dosa terhapus, diampuni, dan dianugrahkan pahala. Pada saatnya pasti akan Allah sembuhkan.
Pada saat pertama, sedih, dan down, menunjukkan bahwa imanku sedang lemah.
Pada saat ingin tampil terbaik di hadapan seseorang nanti pada hari janji akad pernikahan, pada saat itu pula Allah uji hamba dengan penyakit kulit yang membuat bintik-bintik dan rasanya aku tidak menuliskan bagaimana gambarannya. Dan disisi lain lututku juga masih diuji sakit dan masih belum bisa berjalan normal jauh. Tapi bisa jalan pelan dan terpincang alhamdulillaah, memiliki kaki lengkap.
Sungguh, hamba menyadari, selama ini hamba banyak salah dan dosa. Semoga ini menjadi penggugur dosa-dosa dan menjadikan Engkau ridho kepada hamba dan mengaruniakan pertolongan selalu bagi hamba dalam menjalani fase kehidupan baru nanti sebagai istri.
Ya RABB, Engkau menetapkan apa yang terbaik, dan terbaik untuk hamba..
Astagfirullaah.. hamba mohon ampun..
Alhamdulillah atas segala karunia nikmat yang selalu hamba lalaikan dan tidak hamba syukuri.
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimushshalihah..
Ada penghiburan yang sangat indah, dengar sekilas dari kajian ustadz favoritku, Ustadz Nuzul Dzikri hafizhahullahu.. yang teksnya aku googling, karena aku ga hapal haditsnya, dapet dari website Muslimafiyah, yaitu...
Pada hari kiamat nanti, banyak orang yang berandai-andai jika mereka ditimpakan musibah di dunia sehingga menghapus dosa-dosa mereka dan diberikan pahala kesabaran. Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
يَوَدُّ أَهْلُ الْعَافِيَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَّ جُلُودَهُمْ قُرِضَتْ بِالْمَقَارِيضِ
مِمَّا يَرَوْنَ مِنْ ثَوَابِ أَهْلِ الْبَلاَءِ.
”Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong-potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.” (HR. Baihaqi: 6791, lihat ash-Shohihah: 2206)
Wednesday, December 14, 2016
SEMANGAT? DOWN `
Bismillaah..
Satu hal yang sama-sama memiliki kesulitan tersendiri dalam survive menghadapi ujian-ujian sakit adalah "semangat" yang biasanya sangat naik turun dan banyak turunnya. DOWN.
Mengalami sakitnya. Mengkhawatirkan sakitnya. Mengkhawatirkan kapan sembuhnya..
Dan.. banyak lagi..
Pantaslah kalau Allah mengaruniakan pahala yang begitu besar bagi hambaNya yang diuji sakit dan bersabar, yaitu dihapuskannya dosa-dosa...
Siapa yang tidak ingin dihapuskan dosa dan dirahmati Allah?
Allahumma afrigh 'alainaa shabraa..
18 days to go
18 days to go
Friday, December 2, 2016
SEMI-FINISHED
Just.. Masyaa Allaah ❤❤❤
Kemaren pagi Zaki (my nephew, right now student of TGP - PNJ) akhirnya ngasi draft Undangan via WA, pas diliat jenis theme bunga dan floral nya langsung fit and proper di mata, setelah sebelumnya sempat menggunakan bunga dan floral zaman baheula, dan setelah aku kasih clu "Vintage Flower/Floral" baru deh pas banget ama jenis tema bungafavoritku saat ini ☺.. hanya 1 ajah, warnanya hijaauu terus.. padahal udah berkali-kali request ungu ... mungkin dia suka banget warna hijau.. aku paling ga suka warna hijau botol/hijau tosca. Asa burek hhihi.. Overall bagus, tinggal edit lagi jadi warna UNGU VIOLET PURLE ☺
Daan, tiba-tiba tetehku yang no.1 ngirim foto My Wedding Dress yang lagi dijahit di temennya teteh (Mama Tufail), udah setengah jadi, dan diluar dugaan, cantik bangeet brokat tempelannya masya Allah, ga nyangka bakal secantik itu hasilnya.. walhamdulillah ❤
Jadi ceritanya kan warna kainnya violet tua agak biru, warna unik, tapi brokatnya putih karena aku suka brokat putih, corak bunganya bagus. Padahal tetehku nawari brokat warna pink ungu atau hijau tosca pink, but (again) aku ga ingin warna mencolok dan menjaditabarruj. Akhirnya brokat warna putih lah jadinya. Tapi, waktu dirangkap ke kain ungunya ga match, numpang keliatannya, so Mama Tufail menyarankan agar dari pinggang ke atas warna putih juga kainnya biar match. Karena pasminanya juga kan putih, broken white tepatnya. Beberapa hari kemudian kata kakakku katanya Mama Tufail katanya anaknya Mama Tufail yang kuliah Fashion Design justru bagusnya warnanya tetap ungu dan brokatnya putih tapi dengan cara ditempel, ala-ala kekinian kayak gaunnya artis-artis kata kakakku mah :D Masya Allah .. Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimush shalihah... Allah mudahkan sekali, semoga Allah berkahi selalu niat ibadahku ini dan selalu terjaga aamiin...
Here's the pic ☺☺
Kemaren pagi Zaki (my nephew, right now student of TGP - PNJ) akhirnya ngasi draft Undangan via WA, pas diliat jenis theme bunga dan floral nya langsung fit and proper di mata, setelah sebelumnya sempat menggunakan bunga dan floral zaman baheula, dan setelah aku kasih clu "Vintage Flower/Floral" baru deh pas banget ama jenis tema bunga
Daan, tiba-tiba tetehku yang no.1 ngirim foto My Wedding Dress yang lagi dijahit di temennya teteh (Mama Tufail), udah setengah jadi, dan diluar dugaan, cantik bangeet brokat tempelannya masya Allah, ga nyangka bakal secantik itu hasilnya.. walhamdulillah ❤
Jadi ceritanya kan warna kainnya violet tua agak biru, warna unik, tapi brokatnya putih karena aku suka brokat putih, corak bunganya bagus. Padahal tetehku nawari brokat warna pink ungu atau hijau tosca pink, but (again) aku ga ingin warna mencolok dan menjadi
Here's the pic ☺☺
Wednesday, November 23, 2016
Do The Best and Let ALLAH Do The Rest
Tuesday, November 22, 2016
WEDDING DRESS SYAR'I
Aku ingat, pertama kali aku tertarik dan searching wedding dress muslimah yang syar'i, aku langsung jatuh hati pada foto ini, karena terlihat sangat simple but elegant, engga berkesan glamour seperti wedding dress pada umumnya. Just simple, gue banget gituh...
Dress warna ungu polos tanpa hiasan..
Dan, waktupun berlalu..
Sampai akhirnya tiba lah masanya ketika Allah menyampaikanku pada hari dimana aku akan menikah. Tiba-tiba teringat wedding dress diatas, dan masih bertanya-tanya itu foto siapa sebenarnya dan orang mana, karena gak mungkin orang Indonesia. Karena wedding dress muslimah di Indonesia rata-rata riweuh banyak hiasan.
Dan Allah benar-benar Maha Kuasa, tiba-tiba aku menemukan bahwa suatu kalimat tentang Hana Tajima wedding, dan ketika aku ketik sebagai keyword search di Google, ternyata muncullah gambar ini. Masya Allah...
Tapi memang gambar ini sepertinya private banget karena tanpa keterangan apa-apa, namun the girl on the pic is Hana Tajima. Yes.
Note : Hana Tajima adalah designer, mualaf keturunan UK - Japan yang menjadi salahsatu designer di Brand pakaian casual populer yang asalmulanya dari Jepang yaitu UNIQLO.
So finally aku memutuskan untuk menjahit wedding dress-ku dengan warna violet tua seperti ini meskipun detail modelnya tidak sama, hanya warnanya saja.
Insya Allah nanti kalau gaunnya udah jadi aku posting yakk, sengaja aku design se-simple dan se-minim-minimnya hiasan biar bisa dipakai untuk sehari-hari, bukan hanya dipakai satu kali saat Hari Pernikahanku nanti.
Bye..
Friday, November 18, 2016
CEDERA LUTUT KIRI
Bismillaah..
Qadarullah wa maa syaa fa'al..
Selasa pagi, 8 November 2016 aku terpeleset dan kaki kiri yang nahan gak kuat kemudian tulang lutut sempat geser..
Allahu Akbar.
Betapa nikmat sehat itu begitu besar, dan baru terasa saat sakit.
Lutut kiri ini sebelumnya per
nah cedera juga, 2x kalau ga salah. yang pertama dan parah sewaktu SMP, sampai berbulan-bulan, entah bertahun, tidak bisa jalan.
Subhanallah.
2 minggu ini ada perubahan namun belum terlalu signifikan. Belum bisa jalan cepat dan normal, dan belum bisa ditekuk normal.
Masih harus ikhtiar berobat.
Semoga Allah menyembuhkan hamba, aamiin..
=====
Tanggal 18 November tepatnya malem Sabtu sekitar jam 8an malem kakak ipar pp dari tempat kerjanya di KIP Pulo Gadung Jakarta Timur ke kosanku di arah Hambalang, Citeureup. Masya Allah. Dan langsung ke RS Sentra Medika Cibinong. (Sebenarnya ada cerita aneh sewaktu aku meminta rujukan ke dokter umum Klinik Sentosa, tapi terlalu lelah aku menulisnya, mengingatnya saja aku lelah hehe). Sewaktu nyampe, langsung diarahkan ke IGD, aku sempat ditawarin pake kursi dorong tapi aku maksain jalan meskipun terpincang-pincang dan lambat sekali.
Aku langsung disuruh rebah di ranjang pasien dan langsung diperiksa beberapa perawat dan dokter. Terusterang ini my first experience di Instalasi Gawat Darurat, karena meskipun qadarullah aku termasuk sering wara wiri dokter, klinik, dan rumahsakit, tetapi biasanya ke pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Ohya jadi inget, waktu usiaku 23 tahun dan pertama kalinya dirawat inap di RS Immanuel Bandung, aku datang daftar dan periksa sendiri, dengan kondisi lemas. Dan para perawat terkaget-kaget waktu aku menyerahkan dokumen untuk dirawat inap, sewaktu ditanya "mana pasiennya?", aku jawab, "saya" :D :D
Seperti itulah nasib anak kost.
Back to the story. Setelah diperiksa dokter jaga, aku diputuskan tindakan rontgen lutut. Kirain aku bakal disuruh jalan ke ruang Radiologi. Tapi ternyata itu ranjang pasien yang aku tidurin didorong langsung oleh perawatnya ke Ruang Radiologi Panoramix. Ya Allah, berasa jadi pasien di film-film gitu loh, melihat lampu di langit-langit bersliweran.
Udara di ruang radiologi sangat dingin, dan aku langsung ditanganin petugas radiologinya yang handsome alias tampan dan ramah. Dia manggil aku "mba" soalnya dia pikir aku masih kecil wkwkwk.. OK skip.
Ternyata lututku dirontgen dari 2 posisi. Tentunya aku masih dalam posisi terbaring di ranjang pasien, hanya lututku yang diatur posisinya agar bisa diambil foto rontgennya.
Dan alhamdulillah, menurut dokter jaganya hasil rontgen lututku baik-baik saja. Dia menyarankan aku konsultasi lanjut ke dokter orthopedi dll (aku skip ya). Ohya, amazingnya, waktu pertama kali dateng tuh dokternya nanya udah diurut apa belom. Berarti dokternya tidak kontra sama tukang urut.
Itu ajah dulu ceritanya ya temans.
Ohya biayanya mahal, Rp. 270.000 untuk rontgen dan administrasi dokter IGD. Dibayarin kakak ipar pula, wal hamdulillah.. Tapi pelayananannya memang bagus sih. Meskipun aku juga kan pernah berobat sewaktu hormon haidku agak gangguan, sekali berobat hampir 1 juta. Dokter kandungannya menyarankan aku jangan makan ayam-ayam broiler karena katanya mengandung banyak hormon2, makannya ayam kampung ajah katanya.
Udah dulu ya, insya Allah kapan-kapan update lagi.
Hari ini 22 November 2016, hujan deres di kantor, maksain kerja udah seminggu setengah, pp naek ngojeg soalnya kaki masih belumbisa jalan banyak dan masih pelan.
Alhamdulillah 'ala kulli haal.
=====
Percaya atau tidak?
Allah itu benar-benar Maha Mendengar dan Mengabulkan Doa dan harapan, bahkan saat belum sempat terucap pun.
Ketika aku mulai cedera lutut, otomatis ga bisa mencari makanan sendiri karena kaki yang tidak bisa jalan normal. 2 minggu menjelang, stok makanan sudah mulai menipis, akupun mulai bingung, darimana aku memperoleh stok makanan?
Dan masya Allah, alhamdulillahilladzii bi ni'mati tatimush shalihah.. sewaktu kakak ipar dateng itu beliau bawa makanan bejibun, masya Allah, padahal samsekali tidak pernah terbersit kalau bakal dapet stok makanan sebanyak itu.
Kasih sayang Allah benar-benar ajaib.
Dan besoknya, kakakku yang paling besar yang dateng, tentusaja dengan tambahan stok makanan. Masya Allah.
BERSAMA KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN.
Firman Allah itu Maha Benar...
😭
=====
Tanggal 18 November tepatnya malem Sabtu sekitar jam 8an malem kakak ipar pp dari tempat kerjanya di KIP Pulo Gadung Jakarta Timur ke kosanku di arah Hambalang, Citeureup. Masya Allah. Dan langsung ke RS Sentra Medika Cibinong. (Sebenarnya ada cerita aneh sewaktu aku meminta rujukan ke dokter umum Klinik Sentosa, tapi terlalu lelah aku menulisnya, mengingatnya saja aku lelah hehe). Sewaktu nyampe, langsung diarahkan ke IGD, aku sempat ditawarin pake kursi dorong tapi aku maksain jalan meskipun terpincang-pincang dan lambat sekali.
Aku langsung disuruh rebah di ranjang pasien dan langsung diperiksa beberapa perawat dan dokter. Terusterang ini my first experience di Instalasi Gawat Darurat, karena meskipun qadarullah aku termasuk sering wara wiri dokter, klinik, dan rumahsakit, tetapi biasanya ke pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Ohya jadi inget, waktu usiaku 23 tahun dan pertama kalinya dirawat inap di RS Immanuel Bandung, aku datang daftar dan periksa sendiri, dengan kondisi lemas. Dan para perawat terkaget-kaget waktu aku menyerahkan dokumen untuk dirawat inap, sewaktu ditanya "mana pasiennya?", aku jawab, "saya" :D :D
Seperti itulah nasib anak kost.
Back to the story. Setelah diperiksa dokter jaga, aku diputuskan tindakan rontgen lutut. Kirain aku bakal disuruh jalan ke ruang Radiologi. Tapi ternyata itu ranjang pasien yang aku tidurin didorong langsung oleh perawatnya ke Ruang Radiologi Panoramix. Ya Allah, berasa jadi pasien di film-film gitu loh, melihat lampu di langit-langit bersliweran.
Udara di ruang radiologi sangat dingin, dan aku langsung ditanganin petugas radiologinya yang handsome alias tampan dan ramah. Dia manggil aku "mba" soalnya dia pikir aku masih kecil wkwkwk.. OK skip.
Ternyata lututku dirontgen dari 2 posisi. Tentunya aku masih dalam posisi terbaring di ranjang pasien, hanya lututku yang diatur posisinya agar bisa diambil foto rontgennya.
Dan alhamdulillah, menurut dokter jaganya hasil rontgen lututku baik-baik saja. Dia menyarankan aku konsultasi lanjut ke dokter orthopedi dll (aku skip ya). Ohya, amazingnya, waktu pertama kali dateng tuh dokternya nanya udah diurut apa belom. Berarti dokternya tidak kontra sama tukang urut.
Itu ajah dulu ceritanya ya temans.
Ohya biayanya mahal, Rp. 270.000 untuk rontgen dan administrasi dokter IGD. Dibayarin kakak ipar pula, wal hamdulillah.. Tapi pelayananannya memang bagus sih. Meskipun aku juga kan pernah berobat sewaktu hormon haidku agak gangguan, sekali berobat hampir 1 juta. Dokter kandungannya menyarankan aku jangan makan ayam-ayam broiler karena katanya mengandung banyak hormon2, makannya ayam kampung ajah katanya.
Udah dulu ya, insya Allah kapan-kapan update lagi.
Hari ini 22 November 2016, hujan deres di kantor, maksain kerja udah seminggu setengah, pp naek ngojeg soalnya kaki masih belumbisa jalan banyak dan masih pelan.
Alhamdulillah 'ala kulli haal.
=====
Percaya atau tidak?
Allah itu benar-benar Maha Mendengar dan Mengabulkan Doa dan harapan, bahkan saat belum sempat terucap pun.
Ketika aku mulai cedera lutut, otomatis ga bisa mencari makanan sendiri karena kaki yang tidak bisa jalan normal. 2 minggu menjelang, stok makanan sudah mulai menipis, akupun mulai bingung, darimana aku memperoleh stok makanan?
Dan masya Allah, alhamdulillahilladzii bi ni'mati tatimush shalihah.. sewaktu kakak ipar dateng itu beliau bawa makanan bejibun, masya Allah, padahal samsekali tidak pernah terbersit kalau bakal dapet stok makanan sebanyak itu.
Kasih sayang Allah benar-benar ajaib.
Dan besoknya, kakakku yang paling besar yang dateng, tentusaja dengan tambahan stok makanan. Masya Allah.
BERSAMA KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN.
Firman Allah itu Maha Benar...
Friday, October 28, 2016
Nasihat Untuk Muslimah
Kita tidak perlu terpukau dengan public figure yang terkenal, fotonya banyak terpampang, sering muncul di televisi dan life show, dan suaranya banyak terdengar di radio, aktivis organisasi, dan segala kesibukan lain di luar rumahnya dengan nama emansipasi wanita dalam dakwah. Semua itu tidak pernah ada pada masa salaf, generasi terbaik umat ini.
Sesungguhnya segala kebaikan adalah dengan mengikuti kaum salaf, dan segala keburukan terdapat pada berbagi perkara dan pemahaman yang diadakan oleh kaum khalaf (belakangan). Wallahu a’lam.
BOLEHKAH SEORANG WANITA MENEKUNI AKTIFITAS DAKWAH TERTENTU?
Penulis: Asy-Syaikh Al Albani Rahimahullah
Sesungguhnya diantara musibah yang menimpa dunia Islam sekarang ini adalah terjunnya kaum wanita sampai muslimat, dan sampai wanita-wanita yang menjaga hijabnya, bahkan sampai sebagian wanita-wanita salafy, mereka ikut keluar dari rumah-rumah mereka ke medan yang bukan mereka bidangnya. Karena menekuni aktifitas-aktifitas dakwah bukan bidangnya wanita. Aktifitas mereka adalah di dalam rumah-rumah mereka. Tidak boleh seorang wanita meniru-niru kaum pria, tidak boleh bagi wanita muslimah meniru-niru muslim laki-laki.
Wanita muslimah apabila benar-benar ingin berbuat untuk Islam, adalah di rumah-rumah mereka. Tidak boleh mereka keluar, sebagaimana tidak boleh baginya membuat-buat syarat bagi calonnya (nanti) bahwa setelah menikah wajib atas dia meneruskan aktifitas dakwahnya. Karena aktifitasnya yang dahulu seandainya mutlak dibolehkan tentulah aktifitas yang sesuai dengan keadaannya yang masih gadis sebagai seorang wanita yang tidak memiliki tanggungan apa-apa. Adapun sekarang dia telah menjadi ibu rumah tangga yang memiliki kewajiban terhadap suaminya dan terhadap anak-anaknya yang merupakan rezeki yang Allah berikan untuknya. Maka praktis kehidupannya sekarang telah berubah. Ini seandainya syarat tadi kita anggap dibolehkan. Dan kami tidak menganggapnya boleh.
Dahulu wanita-wanita shahabat mereka adalah teladan dalam hal keilmuan dan pengetahuan…., kendati demikian kita tidak mengenal seorang pun dari mereka yang keluar memimpin suatu aktifitas dakwah disamping kaum pria. Dan ketika Anda mendengar bahwa Sayyidah Aisyah Rhadiyallahu ‘Anha keluar untuk suatu urusan dan pada peristiwa fitnah yang terjadi, beliau menganggap hal itu demi kebaikan ummat Islam, tapi tidak demikian keadaannya. Dan tidak diragukan lagi bahwa para ulama Islam menilai bahwa Sayyidah Aisyah Rhadiyallahu ‘Anha telah keliru dalam tindakannya ini. Dan khutbah beliau pada saat perang Jamal dan yang lainnya juga kekeliruan. Akan tetapi kesalahan ini hilang di sisi kebaikan-kebaikanya. Dan tidak sepantasnya seorang muslimah meniru kesalahan Sayyidah Aisyah Rhadiyallahu ‘Anha karena beliau telah bertaubat dari kesalahannya. Ditambah lagi pada kebanyakan kehidupan Sayyidah Aisyah Rhadiyallahu ‘Anha tidak dikenal seperti keluarnya beliau pada saat itu sama sekali.
Kalau begitu hal ini merupakan kondisi khusus dan ijtihad yang khusus dari Sayyidah Aisyah Rhadiyallahu ‘Anha dan kendati demikian beliau telah keliru dalam tindakannya. Dan adapun seorang muslimah giat beraktifitas seperti pemuda-pemuda Islam yang bersemangat dan bahkan terkadang diantara mereka menempuh perjalanan safar seorang diri, safar yang diharamkan di dalam Islam. Tidak boleh seorang wanita safar kecuali bersamanya ada suaminya atau mahram dia. Kalian dapati wanita-wanita ini safar seorang diri dalam rangka mendakwahkan Islam, akan tetapi kenyataannya sebab dari ini semua adalah kaum pria tidak menunaikan kewajiban mereka, sehingga lapangan pun menjadi kosong dan akibatnya sebagian wanita menganggap wajib bagi mereka mengisi lahan kosong ini.
Maka wajib bagi kita –kaum pria- menunaikan kewajiban berdakwah dengan pemahaman, pengamalan dan penerapan. Dan menugaskan kaum wanita untuk tinggal di rumah-rumah mereka dan agar mereka menunaikan kewajiban mengurusi tanggung jawabnya, anak-anak, dstnya.
Dan tidak mengapa apabila sesama tetangga berkumpul di tempat khusus bagi mereka dan dengan suara yang tidak kemana-mana, sesuai dengan tempat mereka kumpul-kumpul.
Adapun seperti yang kalian lihat sekarang, keyakinanku bahwa hal ini bukan bagian dari Islam sama sekali. Meskipun sebagian jama’ah-jama’ah islamiyah sekarang menata pergerakan-pergerakan kaum wanita dengan mencatut nama Islam. Dan saya meyakini bahwa hal ini diantara perkara-perkara yang muhdats (bid’ah). Dan tentunya kalian telah menghafal, dan sudah sepantasnya kalian hafal sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Dan hati-hatilah kalian dari perkara-perkara agama yang diada-adakan karena setiap perkara itu bid’ah dan setiap bid’ah sesat dan setiap kesesatan di neraka”.
Source : http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=141
(darussalaf.or.id)
Thursday, October 27, 2016
Nasihat Untuk Seorang Istri Shalihah (by Bunda Emir)
Duhai Shalihah ,,,
Jangan menampik keutamaan Suami ...
Jangan tidak tau berterima kasih atas kebaikannya (banyak ataupun sedikit) ...
Jangan tidak tau berterima kasih atas kebaikannya (banyak ataupun sedikit) ...
Jangan mengingkari dan menguasai jerih payahnya ...
Jangan sibuk menghitung-hitung hartanya ...
Jangan sibuk menghitung-hitung hartanya ...
Jangan membenci masa lalunya, dengan mengharapkan banyak kebaikan untuknya ...
Jangan jemu dengan keadaannya yang tidak menyenangkanmu, dengan banyak mendoakannya ...
Jangan jemu dengan keadaannya yang tidak menyenangkanmu, dengan banyak mendoakannya ...
Dan,,,
Jangan pula pesimis dengan usahanya untuk hari-hari mendatang ...
Kita kerap "berjualan", melabelkan diri sebagai Istri Shalihah, "isi"nya berkualitas, banyak pemaafannya, banyak rasa terima kasihnya.
Namun dalam kenyatanya, kita hanya sibuk sebatas urusan kulit luar. Sibuk urusan penampilan, harta benda, membanding-bandingkan kepemilikan harta orang lain, dll ...
Sementara Hati yang Rusak,,,
tak jua menjadi pilihan utama untuk lakukan muhasabah diri.
tak jua menjadi pilihan utama untuk lakukan muhasabah diri.
Yang semua hal baiknya akan dirawatnya untukmu ...
Yang sejuknya senantiasa menyirami hari-harimu ...
A true lady doesn't demand, she thanks ...
And a true man doesn't promise, he commits ...
And a true man doesn't promise, he commits ...
----------
Novie Ch
Novie Ch
Tuesday, October 25, 2016
(=^--^=)
Alhamdulillah finally I'm so exciting to prepare "the day"
Kakakku yang pertama-lah satu-satunya yang pandai belanjaa dan tawar menawar (sama kayak my mother).. kalau adek-adeknya gaa ada satupun yang pandai belanja, pada ga bisa nawar hhihihi..
| me with my elder sister went to Tanah Abang, beli kain buat bikin gaun ^--^ |
| Alhamdulillaah akhirnya dapet kainnya, warnanya unique makanya susah nyari gradasi warna buat tulle nya XD dan brokatnya akhirnya beli yang warna broken white deh |
Monday, October 24, 2016
PRAYER ~ DOA
Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Alhamdulillaah bi ni'mati tatimush shalihah..
Ya RABB hamba mohon ampun rasa syukur hamba tidak sebanding dengan anugerah yang Engkau karuniakan untuk hamba..
Ya RABB hamba memohon bimbing dan tolonglah hamba selalu, selamanya..
Hamba selalu membutuhkanMu, selamanya..
Ya RABB, pilihanMu adalah yang terbaik untukku
Hamba mohon berkahilah hamba dengannya..
Allahumma aamiin
Alhamdulillaah bi ni'mati tatimush shalihah..
Ya RABB hamba mohon ampun rasa syukur hamba tidak sebanding dengan anugerah yang Engkau karuniakan untuk hamba..
Ya RABB hamba memohon bimbing dan tolonglah hamba selalu, selamanya..
Hamba selalu membutuhkanMu, selamanya..
Ya RABB, pilihanMu adalah yang terbaik untukku
Hamba mohon berkahilah hamba dengannya..
Allahumma aamiin
Monday, October 17, 2016
Tiga Landasan Utama Manhaj Salaf
TIGA LANDASAN UTAMA MANHAJ SALAF
Oleh : Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani
Sebagaimana telah dimaklumi bersama bahwa dakwah salafiyah berdiri tegak di atas tiga landasan.
1. Al-Qur’anul Karim
2. Sunnah shahihah (hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih)
Para Salafiyin di seluruh penjuru negeri memusatkan pada hadits-hadits shahih, (mengapa demikian?) karena di dalam sunnah (dengan kesepakatan para ulama) terdapat hadits-hadits palsu (maudhu) atau hadits-hadits lemah (dhaif), (yang bercampur dengan hadits shahih) semenjak sepuluh abad yang lalu, dan hal ini adalah perkara yang tidak ada perselisihan. Para ulama juga bersepakat perlunya ditasfiyah (penyeleksian) mana yang hadits dan mana yang bukan hadits. Oleh karena itu para Salafiyyin “bersepakat” bahwa dasar yang kedua ini (yaitu Sunnah), tidak sepatutnya diambil apa adanya (tanpa melihat shahih atau tidaknya), karena dalam hadits-hadits tersebut terdapat hadits dhaif maupun maudhu yang tidak boleh diamalkan sekalipun dalam fadhailul amal. Inilah dasar yang kedua.
3. Al-Qur’an dan Sunnah wajib dipahami dengan pemahaman sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tabi’in serta tabiut tabi’in.
Inilah keistimewaan dakwah Salafiyyah atas seluruh dakwah-dakwah yang berdiri di muka bumi di zaman ini, dalam dakwah-dakwah itu, ada ajaran Islam dan ada juga ajaran-ajaran yang bukan berasal dari Islam.
Dakwah Salafiyyah mempunyai keistimewaan dengan dasar yang ketiga ini yaitu Al-Qur’an dan sunnah wajib dipahami sejalan dengan manhaj Salafus Shalih dari kalangan para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tabi’in (orang yang berguru kepada tabi’in), yaitu pada tiga masa yang pertama (100H-300H) yang telah diberi persaksian oleh hadits-hadits yang telah dimaklumi, bahwa masa itu adalah masa sebaik-baik umat. Semua ini berdasarkan pada dalil-dalil yang cukup sehingga menjadikan kita mengatakan dengan pasti bahwa setiap orang yang memahami Islam dan Al-Qur’an dan hadits tanpa disertai landasan yang ketiga ini, pasti akan “datang” dengan membawa ajaran Islam yang baru.
Bukti terbesar dari hal ini, adanya kelompok-kelompok Islam yang (semakin) bertambah tiap hari. Penyebabnya karena tidak berpegang teguh pada tiga landasan ini, yaitu Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alihi wa sallam dan Pemahaman Salafus Shalih. Oleh sebab itu kita dapati sekarang di negeri-negeri Islam, satu kelompok yang belum lama munculnya di Mesir (yaitu Jama’ah Takfir wal Hijrah). Kelompok ini menyebarkan pemikiran-pemikiran dan racun-racunnya di berbagai negeri Islam dan mendakwakan berada di atas Al-Qur’an dan Sunnah. Alangkah serupanya dakwaan mereka itu dengan dakwaan kelompok Khawarij. Karena kelompok khawarij juga mengajak kepada Al-Qur’an dan Sunnah, akan tetapi mereka menafsirkan Al-Qur’an dengan hawa nafsu mereka dengan tanpa melihat pemahaman Salafus Shalih khususnya sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan saya banyak bertemu dengan anggota mereka serta berdebat dengan salah seorang pemimpin mereka, yang mengatakan bahwa ia tidak menerima tafsir ayat walaupun datang dari puluhan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia tidak menerima tafsir itu jika tidak sesuai dengan pendapatnya. Dan orang yang mengatakan perkataan ini tidak mampu membaca ayat Al-Qur’an dengan (lancar) tanpa kesalahan. Inilah sebab penyelewangan khawarij terdahulu yang mereka adalah orang-orang Arab asli, maka apa yang dapat kita katakan pada orang khawarij masa kini yang mereka itu jika bukan orang-orang non Arab secara nyata tetapi mereka adalah orang-orang Arab yang tidak fasih, dan bukan orang-orang Ajam yang fasih berbahasa Arab ?
Menepis Syubhat (Kerancuan) Terhadap Salafiyah
MENEPIS SYUBHAT (KERANCUAN) TERHADAP SALAFIYAH
Oleh : Syaikh DR Abu Anas Muhammad bin Musa An-Nashr
Di tengah gelombang kebid’ahan dan kesyirikan yang menerpa umat sekarang ini. Di saat kebingungan dan ketimpangan semakin membelit kaum mudanya. Ahlul ahwa’ (para pengikut hawa-nafsu) tidak henti-hentinya melontarkan kerancuan dan keraguan. Bahkan tidak jarang melemparkan tuduhan serta fitnah yang tidak berdasar ke tengah-tengah umat terhadap kemulian dakwah Salafiyah yang penuh barakah ini dan para dainya. Semua itu ibarat riak-riak kecil, bila tidak segera ditepis akan menjadi gelombang ganas yang membahayakan lagi mengkhawatirkan. Salah seorang murid senior Muhadits abad ini (Imam al-Albani rahimahullah), yaitu Syaikh Muhammad bin Musa Nashr telah mengumpulkan beberapa syubhat yang dilontarkan oleh musuh da’wah Salafiyah, kemudian beliau iringi dengan bantahannya. Pada kesempatan ini kami sampaikan sebagian dari bantahannya tersebut dan kami pilih yang sekiranya mendesak untuk diketahui.
1. Syubhat Pertama : Salafiyah adalah sebuah penasaban yang bid’ah!
Jawaban
Sebagian musuh dakwah Salafiyah menganggap bahwa menisbatkan diri kepada Salaf merupakan pengelompokan bid’ah. Hal itu sebagaimana menamakan diri dengan: Ikhwanul Muslimin, Hizbut Thahrir, dan Jamaah Tabligh. Mereka tidak tahu, bahwa Salafiyah adalah sebuah penasaban terhadap generasi terbaik. Yaitu generasi sahabat dan tabi’in, yang telah dipersaksikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan kebaikan. Juga merupakan penyandaran terhadap umat yang ma’sum (terjaga dari kesalahan), yang tidak akan bersepakat di dalam kesesatan, umat yang telah diridhai oleh Allah. Dia berfirman:
رَّضِىَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْاعَنْهُُ
Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. [al-Bayyinah: 8]
Sungguh jauh berbeda, antara orang yang menisbatkan diri kepada individu yang tidak ma’sum , bersikap loyal, dan fanatik terhadap seluruh perkataan dan pendapatnya, dengan orang yang menisbatkan diri kepada umat yang selamat dari penyimpangan dan kesesatan di saat munculnya banyak perselisihan.
وسََتَفْتَرِقُ أُمَّتِي عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ فِرْقَةً كُلُّهَا فِي النَّارِ إِلَّا وَاحِدَةً قِيْلَ: مَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ :هُمُ الَّذِيْنَ عَلَي مِثْلِ مَا أَنَا عَلَيْهِ الْيَوْمَ وَأَصْحَابِي ِ
Umat ini akan terpecah menjadi 73 kelompok. Semuanya di dalam neraka kecuali satu. Siapa dia wahai Rasulullah? Jawab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Mereka adalah orang-orang yang semisal dengan apa yang aku dan sahabatku berada di atasnya. [2]
Itulah Salafiyah yang mengambil Islam secara murni, bersih dari segala bid’ah. Islam yang dibawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabatnya dan umat terbaik sesudah mereka.
Bagaimana kalian membolehkan “jamaah-jamaah” Islam menisbatkan diri terhadap individu-individu yang tidak ma’sum, lalu pada waktu yang sama kalian melarang orang-orang menasabkan kepada umat yang ma’sum dari segala kesesatan. Menasabkan diri kepada Salafush Shalih, dari kalangan sahabat, tabi’in, dan para imam (ulama) rabbani yang jauh dari hizbiyah- hizbiyah (fanatik terhadap kelompok-kelompok) pemecah belah umat?
Guru kami, al-Albani telah berkata, membantah hizbiyah : “Kami terang-terangan memerangi hizbiyah- hizbiyah tersebut, karena hal tersebut sebagaimana firman Allah:
كُلُّ حِزْبٍ بِمَالَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). [al-Mu’minun: 53]
Padahal tidak ada hizbiyah sama sekali dalam Islam. Berdasarkan nash al-Qur’an, hizb hanya ada satu, (yakni hizbullah).
أَلآَإِنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Ketahuilah sesungguhnya hizb Allahlah yang beruntung. [Mujadalah: 22]
Salafiyah Bukan Hizbiyah
SALAFIYAH BUKAN HIZBIYAH
Oleh : Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah
Sebagian orang menyangka bahwa Salafiyah adalah kelompok hizbiyah seperti halnya Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, Quthubiyah Sururiyah dan Jama’ah Tabligh, dan bahwasanya seorang salafi seperti halnya seorang ikhwani atau tablighi atau quthbi dari segi hukum dan pemahaman.
Mereka menyangka bahwasanya istilah Salafiyah adalah istilah yang baru muncul dalam kurun wajtu yang tidak lama. Ucapan ini sering muncul dari mulut para pentolan “jama’ah-jama’ah kontemporer” di media massa. Ada juga yang mengatakan bahwa pendiri dakwah Salafiyah adalah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab –seakan-akan dakwah ini belum pernah dikenal sebelumnya- sebagaimana dikatakan oleh penulis kitab Mausu’ah Muyassaroh fil Adyan wal Madzahib Muashirah (hal, 273)!
Ada lagi yang meluncurkan syubhat bahwasanya Salafiyah tidak lain hanyalah suatu kurun waktu dan bukan suatu madzhab seperti Al-Buthi dalam kitabnya Salafiyah Laisat Madzhaban!
Yang sangat disayangkan, ternyata masih ada di antara para da’i yang mengaku beraqidah salaf yang sengaja menajuhi penisbahan kepada Salafiyah dalam dakwah mereka, seakan-akan nama Salafiyah adalah nama yang tabu atau karena nisbah tersebut membuat mereka tidak leluasa bergerak “di arena dakwah” mereka.
Padahal tidak ada yang lebih membanggakan seorang muslim dari menisbahkan diri kepada salaf. Lafazh Salafiyah atau Salafi tidaklah digunakan oleh para ulama Ahlus Sunnah kecuali dalam kebaikan. Lihatlah dalam kitab-kitab para ulama terutama dalam kitab-kitab biografi, mereka tidaklah menyebut Salaf atau Salafi melainkan sebagai pujian. Begitu sering para ulama menyebutkan biografi seseorang dan menyebutkan di antara manaqibnya adalah karena dia berjalan di atasn manhaj Salaf!
Maka di dalam pembahasan yang ringkas ini akan kami paparkan sikap yang seharusnya ditempuh oleh seorang muslim di dalam masalah ini dan sekaligus kami bawakan nukilan dari perkataan-perkataan para ulama dari berbagai generasi tentang nisbah kepada Salaf.
Dakwah Salafiyyah, Adalah Dakwah Ahlus-Sunnah
DAKWAH SALAFIYAH, ADALAH DAKWAH AHLUS SUNNAH
Oleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafizhahullahu
Dakwah Salaf bukanlah dakwah yang baru. Tetapi ia adalah dakwah Ahlus Sunnah. Yaitu dakwah haq yang dilakukan para sahabat. Dakwah Salaf mengajak ummat Islam berpegang kepada Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , mengajak ummat untuk kembali kepada al-Qur`an dan as-Sunnah menurut pemahaman Salafush-Shalih.
Dalam makalah ini, penulis akan menjelaskan beberapa istilah dan definisi Salaf, Ahlus Sunnah dan lainnya. Penulis juga akan menjelaskan beberapa prinsip Ahlus Sunnah dalam berdakwah di jalan Allah. Mudah-mudahan upaya penulisan ini bermanfaat.
DEFINISI SALAF (السَّلَفُ)
Menurut bahasa (etimologi), Salaf ( اَلسَّلَفُ ) artinya, yang terdahulu (nenek moyang), yang lebih tua dan lebih utama.[1] Jadi, Salaf artinya ialah para pendahulu. Jika dikatakan (سَلَفُ الرَّجُلِ) salaf seseorang, maksudnya kedua orang tua yang telah mendahuluinya.[2]
Adapun menurut istilah (terminologi), kata Salaf berarti generasi pertama dan terbaik dari ummat (Islam) ini. Mereka adalah para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan para imam pembawa petunjuk pada tiga kurun (generasi/masa) pertama yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ.
Sebaik-baik manusia adalah pada masaku ini (yaitu masa para sahabat), kemudian yang sesudahnya (masa tabi’in), kemudian yang sesudahnya (masa tabi’ut-tabi’in). [3]
Menurut al Qalsyani: “Salafush-Shalih adalah generasi pertama dari ummat ini, yang pemahaman ilmunya sangat dalam, yang mengikuti petunjuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjaga Sunnahnya. Allah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya n dan menegakkan agama-Nya…”[4]
Tuesday, September 6, 2016
3 September 2016 - Marriage Proposal
Bismillaah..
Benar-benar ku percaya kepada KEKUASAAN ALLAH..
Aku yang bahkan sekian jam entah menit menjelang kedatangannya ke rumahku masih tidak merasakan apa-apa bahkan cenderung tidak suka padanya, dan tidak suka menerima text message/WhatsApp message darinya, namun, setelah melihatnya berbicara dengan Bapakku, Ibuku, keluargaku, baru kusadari betapa hari itu, Sabtu 3 September 2016 adalah one of a special day dalam rangkaian proses menuju Ibadah Pernikahan nanti, insya Allah. Melihat kesungguhannya dalam mengajukan marriage proposal ini kepada Bapakku qadarullah akhirnya membuatku -insya Allah- lebih tenang, damai, dan yakin, untuk melangkah ke step berikutnya, yaitu Hari Pernikahan.
La haula wa la quwwata illa billaah..
Masya Allaah
Thursday, September 1, 2016
PERFECTIONIST
I must confess that I am literally perfectionist.
Baik atau ga baik, mengakui atau engga, nerima atau engga, beberapa orang disekitarku menilai aku seorang yang perfeksionis, dan sangat detail.
Dan, harus kuakui, hampir dan banyak sekali dari ciri-ciri perfeksionis ada dalam diriku dan diluar kesadaranku aku seperti itu.
Salahsatunya adalah terpaku pada detail, contoh kecilnya kalau mengetik suatu artikel atau SOP atau apapun, sangat terpaku pada kerapian margin, jenis dan ukuran huruf, pemilihan kalimat, dll dimana ingin terlihat sangat perfect. Karena jika tidak perfect, dan banyak kekurangan atau kekeliruan, menimbulkan perasaan merasa bersalah yang besar.
Kemudian, akibatnya adalah menjadi sulit atau sangat lama dalam membuat keputusan, karena lebih terpaku memperbaiki detail, memperbaiki hal-hal kecil karena tidak ingin ada sedikitpun kesalahan pada setiap karya atau pekerjaan atau apapun.
Dan baru akan memutuskan pada saat telah merasa benar-benar terdesak.
Mengapa ?
Karena ketika suatu keputusan yang diambil ternyata adalah keputusan yang tidak sempurna atau memilih sesuatu yang kurang sempurna dan banyak kekurangan serta di luar kriteria pun tidak akan menimbulkan perasaan merasa bersalah yang besar, karena ada faktor lain yang taken for granted, yaitu sudah deadline.
So, kesimpulannya, memang begitulah aku adanya..
Dan aku sedang berusaha untuk lebih realistis, dan tidak perfeksionis, minimal menguranginya.
Tuesday, August 30, 2016
A FROZEN HEART
Bismillaah..
I have a frozen heart, that I keep with the best I can do...
Segenap perasaan dan pikiranku yang lemah dan terbatas memandang bahwa akan sulit membuatnya "mencair"..
You know, I am kind of person who hard to have a crush on someone, aku termasuk seorang yang sangat sulit menyukai/jatuh hati...
Dan tahukan kau, berapa banyak hati yang telah aku tolak dan aku abaikan dan tidak mampu meruntuhkan dinding kokoh perasaanku?
Aku berpikir.. Mungkin.. mungkin mereka yang saling jatuh hati lalu disatukan dalam ikatan pernikahan, akan merasakan kebahagiaan dan sakinah yang teramat dalam.. Mungkin..
Namun jalanku, jalan yang mengikuti syari'at-Mu, dan hanya berbekal satu niat yang sejujurnya masih harus susah payah aku luruskan dan ku azzamkan, yaitu "beribadah", mengikuti sunnah Rasulullah Sang Kekasih Allah..
Karena kalau mengukur pada kondisi psikologisku, entah sampai kapan aku akan merasa siap..
Meskipun saat ini, "perasaan" itu belum ada, namun doaku, semoga Allah turunkan dan karuniakan perasaan mahabbah pada saat ikatannya telah halal di hadapan-Mu.
Bukankah, memang seharusnya begitu?
Seharusnya, perasaan itu tumbuh setelah ikatannya halal dan dalam kondisi yang diridhai oleh Sang Pencipta?
Bukankah justru sesuatu yang kita bayangkan indah (yaitu menyukai, jatuh hati) sebelum akad, itu sebenarnya tidak diridhai oleh-Nya?
Semoga, perasaan sedih, hampa, dan kehawatiran serta ketakutan ini saat ini, akan Allah ganti dengan kedamaian dan kebahagiaan pada saat yang diridhai-Nya..
Aamiin
I can't describe how my feeling's right now, samasekali belum ada rasa suka, namun seperti ada Kekuatan lain yang mengtakan kalau aku harus tetap melangkah menuju hari akad itu..
Ya RABB, Pilihan-Mu adalah YANG TERBAIK untuk hamba-Mu
Dan Engkau yang Paling Mengetahui apa yang TERBAIK untukku..
Aku PERCAYA
Karena aku SELALU PERCAYA
Kepada-MU
Tuesday, August 23, 2016
About Dreams (2)
Last night, qadarullah, I read someone's dreams.
Suddenly I remember mine.. but I had let it go..
Why?
Here's the answer :
https://aaddee210.blogspot.com/2016/03/about-dreams.html
Yeah, but.. qadarullah then I remember again..
My worldly dreams are :
I wish I studied in Australia, I really like that country when I was in secondary school. But not it's now.. I prefer Madinah, Makkah, and other Islamic cities and countries.
I wish I had a lot of money to donate on Islamic dakwah projects and missions, not for my own life..
Banyak cita-cita yang belum terwujud, belajar cooking secara professional, belajar computer science (coding, and kind of), punya perpustakaan pribadi, travelling all around the world, maen ke Bosscha atau Planetarium (aku kan suka banget astronomy dan dulu pernah punya cita-cita jadi astronot), belajar Arabic,
apa lagi ya, lupa.. tar ditulis lagi kalau inget hhe~
Suddenly I remember mine.. but I had let it go..
Why?
Here's the answer :
https://aaddee210.blogspot.com/2016/03/about-dreams.html
Yeah, but.. qadarullah then I remember again..
My worldly dreams are :
I wish I studied in Australia, I really like that country when I was in secondary school. But not it's now.. I prefer Madinah, Makkah, and other Islamic cities and countries.
I wish I had a lot of money to donate on Islamic dakwah projects and missions, not for my own life..
Banyak cita-cita yang belum terwujud, belajar cooking secara professional, belajar computer science (coding, and kind of), punya perpustakaan pribadi, travelling all around the world, maen ke Bosscha atau Planetarium (aku kan suka banget astronomy dan dulu pernah punya cita-cita jadi astronot), belajar Arabic,
apa lagi ya, lupa.. tar ditulis lagi kalau inget hhe~
Tuesday, August 9, 2016
Apapun yang kau miliki tidak akan mampu membuatmu dapat meraih impian dengan mudah, tanpa Kuasa Allah !
Pernahkah kita rasakan.. saat kita terlihat seolah-olah memiliki segalanya, namun kita tidak dapat meraih apa-apa dengan semua itu?
Itulah saat Allah mengajarkan dan menegur, bahwa kau tidak bisa apa-apa tanpa Allah! Apapun yang kau miliki tidak akan mampu membuatmu dapat meraih impian dengan mudah, tanpa Kuasa Allah..
Maka, sekali-kali janganlah engkau merasa bisa meraih sesuatu karena apa-apa yang ada pada dirimu..
Kau tidak bisa berpijak pada kakimu sendiri, kau tidak bisa..
Kalau saat-saat itu seluruh manusia menyayangimu karena kelembutanmu, itu sebenarnya bukan karena kelembutanmu, namun karena Allah telah mengizinkan dan menggerakkan hati-hati manusia untuk menyayangimu saat tersentuh dengan kelembutan sikapmu..
Demi Allah, selembut apapun engkau, secantik apapun wajahmu, kalau Allah belum mengizinkan dan menghendaki sipapun untuk menyayangimu.. maka tidak akan pernah dan tidak akan pernah bisa..
Allahummaghfirlii..
La haula wa la quwwata illa billaah ~
Monday, August 8, 2016
Friday, April 15, 2016
Hujan - Tadi Pagi
![]() |
| Hujan ~ |
Tadi Pagi memang Hujan. Tapi kedua fotoku ini berlainan waktu dan tempat.
Foto atas adalah foto tadi pagi waktu mau berangkt kerja, karena hujan rintik-rintik yang konstan dari 2/3 malam, cuaca dingin sekali, akhirnya aku pakai scarf kafiyye dan berpayung berjalan menuju tempat kerja. (udah diapus fotonya, sedang berusaha agar tidak menampakkan wajah di public)
Foto bawah adalah foto waktu Islamic Book Fair di Senayan - Jakarta, beberapa waktu silam, 6 March 2016 tepatnya. Pas masuk area, masuk stand Gramedia, stand yang paling nyaman dari setting ruangan, dan karena masih bingung mau kemana maka berdiri mematunglah aku sambil berpikir, lalu kuambil handphone dan waktu aku nyalakan camera, engga disengaja banget di belakangku adalah poster novel Bang Tere Liye yang baru ajah launching yaitu Hujan. Padahal seumur-umur dan sampai detik ini aku belum pernah baca novelnya Tere Liye :D :D
Thursday, March 24, 2016
Berinteraksi dengan Orang yang Keras Kepala
Written by Abu Al-Jauzaa
Al-Imam Ar-Raghiib Al-Asfahaaniy rahimahullah pernah memberikan deskripsi tentang bagaimana cara berinteraksi dengan orang yang keras kepala dan orang-orang yang suka mendebat sebagai berikut :
“Apabila kamu diuji dengan orang yang suka menghasut, orang yang suka berkelahi, dan orang yang suka menyerang dengan tujuan melawan ulama dan membantah orang awam, sebagaimana hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi :
مَنْ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ لِيُبَاهِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ وَيُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ وَيَصْرِفَ بِهِ وُجُوْهَ النَّاسِ إِلَيْهِ أَدْخَلَهُ اللهُ جَهَنَّمَ.
“Barangsiapa yang menuntut ilmu untuk melawan ulama’, membantah orang awam, dan mencari perhatian manusia; maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka Jahannam”.
Sebaiknya kamu berlari menghindarinya seperti kamu menghindar dari singa. Apabila kamu tidak dapat menemukan jalan untuk menghindarinya, maka kalahkanlah penolakannya terhadap kebenaran dengan penolakanmu terhadap kedustaan dengan berpedoman kepada firman Allah ta’ala yang berbunyi :
وَمَكَرْنَا مَكْرًا
“Dan Kami merencanakan makar (pula)” [QS. An-Naml : 50].
وَمَكَرَ اللَّهُ
“Dan Allah membalas tipu daya mereka itu” [QS. Ali-‘Imraan : 54].
قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ * اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ
Mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok." Allah akan (membalas) olok-olokan mereka” [QS. Al-baqarah : 14-15].
فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ
“Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka” [QS. Ash-Shaff : 5].
Bersikaplah tegas kepadanya ! Janganlah kamu bersikap lunak kepadanya dalam hal menyampaikan hikmah ! Sebaiknya kamu terangkan kepadanya kebenaran yang memang belum merasuk ke hatinya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيْهِ كَلْبٌ.
“Para malaikat itu tidakakan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjingnya”.
Ketahuilah bahwa setiap tanah itu pasti ada tanamannya, setiap bangunan itu pasti ada pondasinya, setiap kepala pasti berhak mendapatkan mahkota, dan setiap tabiat berhak mendapatkan penjelasan.
Dan apabila memang harus menjelaskan sesuatu kepadanya, maka cukuplah bagimu untuk memberikan penjelasan ala kadarnya. Karena ada pepatah yang mengatakan : “Sebagaimana daging buah itu diperbolehkan untuk lebah, dan buah tin disediakan untuk makanan ternak” ; maka inti sari hikmah itu sengaja disiapkan bagi orang-orang yang berakal dan kulitnya diberikan kepada binatang ternak. Sebagaimana orang yang hilang daya penciumannya tidak akan mencium harum semerbak, maka binatang keledai pun tidak akan mungkin dapat memahami penjelasan”.
[Adz-Dzari’ah ilaa Makaarimisy-Syari’ah, hal 129].
=====
Friday, March 18, 2016
Salaf dan Perdebatan
Di antara hal-hal yang diingkari oleh para ulama salaf adalah perdebatan, perselisihan, serta berbantah-bantahan dalam masalah halal dan haram. Perbuatan ini bukanlah merupakan kebiasaan para imam Islam (kalangan salaf). Ia hanyalah kebiasaan yang diada-adakan setelah mereka, sebagaimana yang dilakukan oleh fuqahaa’ ‘Iraq dalam permasalahan khilafiyyah antara Syafi’iyyah dan Hanafiyyah. Mereka menulis buku-buku tentang khilaaf dan memperluas pembahasannya, serta memperpanjang perdebatan di dalamnya. Semua itu adalah muhdats yang tidak ada asalnya (dalam Islam). Akan tetapi hal itu telah menjadi bagian ilmu mereka hingga menyibukkan mereka dari ilmu yang bermanfaat.
Para ulama salaf telah mengingkari dan membantah kebiasaan perdebatan/berbantah-bantahan (yang dilakukan sebagian orang) melalui hadits marfu’ dalam kitab Sunan :
ما ضل قوم بعد هدى إلا أوتوا الجدل ثم قرأ (ما ضَرَبوهُ لَكَ إِلّا جَدَلاً بَل هُم قَومٌ خَصِمون)
“Tidaklah sesat suatu kaum setelah mereka berjalan di atas petunjuk, kecuali setelah mereka terjatuh dalam perdebatan”. Kemudian beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallammembaca ayat : “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidziy no. 3250, Ibnu Majah no. 48, Al-Haakim 2/447-448, Ahmad 5/252, dan Ath-Thabaraniy dalam Al-Kabiir no. 8067; dishahihkan oleh Al-Albaniy dalam Shahiihul-Jaami’ no. 5633].
Berkata sebagian salaf :
إذا أراد الله بعبد شراً أغلق عنه باب العمل وفتح له باب الجدل
“Apabila Allah menginginkan seorang hamba dengan keburukan, maka Ia akan menutup pintu amal dan membuka pintu perdebatan baginya” [Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalamAl-Hilyah 8/361 dan Al-Khathiib dalam Iqtidlaaul-‘Ilmi hal. 80 dari perkataan Al-Khurkiy].
Maalik (bin Anas) berkata :
أدركت أهل هذه البلدة وإنهم ليكرهون هذا الإكثار الذي فيه الناس اليوم: يريد المسائل
“Aku telah menemui penduduk negeri ini (yaitu Madinah) dimana mereka membenci satu hal yang banyak dilakukan orang-orang di hari ini – yang beliau maksudkan adalah al-masaail (yaitu perdebatan masalah fiqh)” [Diriwayatkan oleh Al-Khathiib dalam Al-Faqih wal-Mutafaqqih 2/9].
Sering pula didapati beliau (Al-Imam Malik) mencela orang yang banyak bicara dan berfatwa. Beliau berkata :
يتكلم أحدهم كأنه جمل مغتلم يقول هو كذا هو كذا بهدر في كلامه
“Banyak di antara mereka yang berbicara seperti (bicaranya) onta. Ia menyatakan : ‘Hal ini begini dan begitu’ – dimana perkataannya itu tidak ada faedahnya”.
Malik juga tidak menyukai menjawab dalam banyak permasalahan, dimana beliau berkata :
قال اللَهُ عز وجل (وَيَسأَلونَكَ عَنِ الرّوحِ قُلِ الرّوحُ مِن أَمرِ رَبّي) فلم يأته في ذلك جواب
“Allah ‘azza wa jalla telah berfirman : ‘Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: "Ruh itu termasuk urusan Tuhan-ku’ (QS. Al-Israa’ : 85). Di situ Allah tidak memberikan jawaban (atas pertanyaan mereka)”.
Pernah dikatakan kepada Maalik : “Bolehkan seorang yang berilmu tentang sunnah berdebat dengan ilmunya itu ?”. Maka beliau menjawab :
لا ولكن يخبر بالسنة فان قبل منه وإلا سكت
“Tidak boleh. Namun yang mesti ia lakukan adalah menyampaikan sunnah. Jika diterima, maka itu baik; dan jika tidak, hendaklah ia diam”.
Maalik juga berkata :
المراء والجدال في العلم يذهب بنور العلم
“Perdebatan dan berbantah-bantahan dalam ilmu akan menghilangkan cahaya ilmu”.
المراء في العلم يُقسي القلب ويورث لضعن
“Berbantah-bantahan dalam masalah ilmu dapat menyebabkan kerasnya hati dan membuahkan kebencian”.
Subscribe to:
Comments (Atom)
-
Hujan ~ Tadi Pagi memang Hujan. Tapi kedua fotoku ini berlainan waktu dan tempat. Foto atas adalah foto tadi pagi waktu...
-
Bismillaahirrahmaanirrahiim... Entah kenapa tiba-tiba saja ingin menulis kembali di blog, mungkin karena aku ingin mencari kepastian dari...
-
Bismillaah.. Benar-benar ku percaya kepada KEKUASAAN ALLAH.. Aku yang bahkan sekian jam entah menit menjelang kedatangannya ke ruma...


