Tuesday, December 20, 2016

PENGHIBURAN BAGI UJIAN SAKIT

Bismillaah..

Yang menurunkan ujian penyakit adalah Allah, dan yang Kuasa mengangkat penyakit itu hanya Allah..

Allah sedang menghendaki sikap terbaik yaitu ridha, sabar, dan berikhtiar sehingga semoga dosa terhapus, diampuni, dan dianugrahkan pahala. Pada saatnya pasti akan Allah sembuhkan.

Pada saat pertama, sedih, dan down, menunjukkan bahwa imanku sedang lemah.

Pada saat ingin tampil terbaik di hadapan seseorang nanti pada hari janji akad pernikahan, pada saat itu pula Allah uji hamba dengan penyakit kulit yang membuat bintik-bintik dan rasanya aku tidak menuliskan bagaimana gambarannya. Dan disisi lain lututku juga masih diuji sakit dan masih belum bisa berjalan normal jauh. Tapi bisa jalan pelan dan terpincang alhamdulillaah, memiliki kaki lengkap.

Sungguh, hamba menyadari, selama ini hamba banyak salah dan dosa. Semoga ini menjadi penggugur dosa-dosa dan menjadikan Engkau ridho kepada hamba dan mengaruniakan pertolongan selalu bagi hamba dalam menjalani fase kehidupan baru nanti sebagai istri.

Ya RABB, Engkau menetapkan apa yang terbaik, dan terbaik untuk hamba..
Astagfirullaah.. hamba mohon ampun..
Alhamdulillah atas segala karunia nikmat yang selalu hamba lalaikan dan tidak hamba syukuri.
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimushshalihah..

Ada penghiburan yang sangat indah, dengar sekilas dari kajian ustadz favoritku, Ustadz Nuzul Dzikri hafizhahullahu.. yang teksnya aku googling, karena aku ga hapal haditsnya, dapet dari website Muslimafiyah, yaitu...

Pada hari kiamat nanti, banyak orang yang berandai-andai jika mereka ditimpakan musibah di dunia sehingga menghapus dosa-dosa mereka dan diberikan pahala kesabaran. Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
يَوَدُّ أَهْلُ الْعَافِيَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَّ جُلُودَهُمْ قُرِضَتْ بِالْمَقَارِيضِ
مِمَّا يَرَوْنَ مِنْ ثَوَابِ أَهْلِ الْبَلاَءِ.
Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong-potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.” (HR. Baihaqi: 6791, lihat ash-Shohihah: 2206)

No comments:

Post a Comment