Friday, November 18, 2016

CEDERA LUTUT KIRI

Bismillaah..
Qadarullah wa maa syaa fa'al..
Selasa pagi, 8 November 2016 aku terpeleset dan kaki kiri yang nahan gak kuat kemudian tulang lutut sempat geser..
Allahu Akbar.
Betapa nikmat sehat itu begitu besar, dan baru terasa saat sakit.
Lutut kiri ini sebelumnya per
nah cedera juga, 2x kalau ga salah. yang pertama dan parah sewaktu SMP, sampai berbulan-bulan, entah bertahun, tidak bisa jalan.
Subhanallah.
2 minggu ini ada perubahan namun belum terlalu signifikan. Belum bisa jalan cepat dan normal, dan belum bisa ditekuk normal.
Masih harus ikhtiar berobat.
Semoga Allah menyembuhkan hamba, aamiin..

=====

Tanggal 18 November tepatnya malem Sabtu sekitar jam 8an malem kakak ipar pp dari tempat kerjanya di KIP Pulo Gadung Jakarta Timur ke kosanku di arah Hambalang, Citeureup. Masya Allah. Dan langsung ke RS Sentra Medika Cibinong. (Sebenarnya ada cerita aneh sewaktu aku meminta rujukan ke dokter umum Klinik Sentosa, tapi terlalu lelah aku menulisnya, mengingatnya saja aku lelah hehe). Sewaktu nyampe, langsung diarahkan ke IGD, aku sempat ditawarin pake kursi dorong tapi aku maksain jalan meskipun terpincang-pincang dan lambat sekali.
Aku langsung disuruh rebah di ranjang pasien dan langsung diperiksa beberapa perawat dan dokter. Terusterang ini my first experience di Instalasi Gawat Darurat, karena meskipun qadarullah aku termasuk sering wara wiri dokter, klinik, dan rumahsakit, tetapi biasanya ke pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Ohya jadi inget, waktu usiaku 23 tahun dan pertama kalinya dirawat inap di RS Immanuel Bandung, aku datang daftar dan periksa sendiri, dengan kondisi lemas. Dan para perawat terkaget-kaget waktu aku menyerahkan dokumen untuk dirawat inap, sewaktu ditanya "mana pasiennya?", aku jawab, "saya" :D :D
Seperti itulah nasib anak kost.
Back to the story. Setelah diperiksa dokter jaga, aku diputuskan tindakan rontgen lutut. Kirain aku bakal disuruh jalan ke ruang Radiologi. Tapi ternyata itu ranjang pasien yang aku tidurin didorong langsung oleh perawatnya ke Ruang Radiologi Panoramix. Ya Allah, berasa jadi pasien di film-film gitu loh, melihat lampu di langit-langit bersliweran.
Udara di ruang radiologi sangat dingin, dan aku langsung ditanganin petugas radiologinya yang handsome alias tampan dan ramah. Dia manggil aku "mba" soalnya dia pikir aku masih kecil wkwkwk.. OK skip.
Ternyata lututku dirontgen dari 2 posisi. Tentunya aku masih dalam posisi terbaring di ranjang pasien, hanya lututku yang diatur posisinya agar bisa diambil foto rontgennya.
Dan alhamdulillah, menurut dokter jaganya hasil rontgen lututku baik-baik saja. Dia menyarankan aku konsultasi lanjut ke dokter orthopedi dll (aku skip ya). Ohya, amazingnya, waktu pertama kali dateng tuh dokternya nanya udah diurut apa belom. Berarti dokternya tidak kontra sama tukang urut.
Itu ajah dulu ceritanya ya temans.
Ohya biayanya mahal, Rp. 270.000 untuk rontgen dan administrasi dokter IGD. Dibayarin kakak ipar pula, wal hamdulillah.. Tapi pelayananannya memang bagus sih. Meskipun aku juga kan pernah berobat sewaktu hormon haidku agak gangguan, sekali berobat hampir 1 juta. Dokter kandungannya menyarankan aku jangan makan ayam-ayam broiler karena katanya mengandung banyak hormon2, makannya ayam kampung ajah katanya.
Udah dulu ya, insya Allah kapan-kapan update lagi.
Hari ini 22 November 2016, hujan deres di kantor, maksain kerja udah seminggu setengah, pp naek ngojeg soalnya kaki masih belumbisa jalan banyak dan masih pelan.
Alhamdulillah 'ala kulli haal.

=====

Percaya atau tidak?
Allah itu benar-benar Maha Mendengar dan Mengabulkan Doa dan harapan, bahkan saat belum sempat terucap pun.
Ketika aku mulai cedera lutut, otomatis ga bisa mencari makanan sendiri karena kaki yang tidak bisa jalan normal. 2 minggu menjelang, stok makanan sudah mulai menipis, akupun mulai bingung, darimana aku memperoleh stok makanan?
Dan masya Allah, alhamdulillahilladzii bi ni'mati tatimush shalihah.. sewaktu kakak ipar dateng itu beliau bawa makanan bejibun, masya Allah, padahal samsekali tidak pernah terbersit kalau bakal dapet stok makanan sebanyak itu.
Kasih sayang Allah benar-benar ajaib.
Dan besoknya, kakakku yang paling besar yang dateng, tentusaja dengan tambahan stok makanan. Masya Allah.
BERSAMA KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN.
Firman Allah itu Maha Benar...
😭

No comments:

Post a Comment